Indonesia adalah surgaloka bagi para penyusun kendaraan bermotor roda dua. Bisa kita rasakan sendiri, setiap anak bini punya minimal satu sepeda motor di rumahnya. Tengok saja keadaan di sekitar kita. Atau nggak jangan jauh-jauh deh, lihat di keluargamu seorang. Karuan minimal ada satu sepeda motor yang terparkir di rumah setiap malam.

Nah, pertumbuhan jumlah pengguna pit gembong jelas membusut
demand peralatan penunjang berkendara. Salah satunya helm. Setiap pengendara, entah itu yang boncengin ataupun nan dibonceng, terbiasa menggunakan helm.

Saat ini, helm nggak doang punya manfaat andai pelindung saja, tapi bisa bikinbergaya. Jenis, tulangtulangan, hingga corak, makin sini makin variatif. Harganya juga nggak bermain.

Harganya itulah yang bikin benda tersebut bintang sartan rawan dicuri. Kira-tebak sentral apa aja yang bisa membantu helm kamu aman berusul pencuri? Nih, Hipwee kasih kiatnya, sewaktu lengser doang layarnya ke radiks, ya!

1. Kalau urat malumu putus, cobalah untuk jinjing helmmu ke mana pun kamu pergi

Cak bagi memastikan helmmu aman berbunga tangan-tangan pencuri, langkah yang bisa sira untuk adalah primitif. Boleh sesimpel: bawa ia ke mana-mana. Tapi ini ribet sih. Kesepakatan sih kerukunan, tapi boleh malu-maluin pun.

2. Mending kekurangan bilang ribu rupiah saja ketimbang kehilangan helm, kan? Makanya titip ke jasa penitipan helm aja

Kasus helm hilang lumrahnya terjadi di parkiran sebuah kancah nan ramai pengunjung. Mulai dari pasar, substansi, malah hingga kampus sekalipun. Namun untuk beberapa tempat sama dengan khasanah, kamu bisa memintasi potensi pencurian dengan menitipkannya. Biasanya sih mereka punya jasa penitipan helm. Nggak ki kesulitan beliau terbiasa mengeluarkan sedikit isi dompetmu, tapi, kan yang penting helmmu nggak hilang. Coba kalau kejadian hilang, engkau kudu beli helm baru yang harganya bisa ratusan kali lipat dari harga jasa penitipan helm.

3. Kaitkan helmmu ke ranggit yang tersembunyi di bagian dasar jok motormu

Mengaitkan tali helm pada bagian kait nan tersembunyi di asal jok memang ancang preventif paling kecil umum yang diketahui anak adam-hamba allah. Meskipun nggak terlalu kuat, tapi setidaknya bisa membuat pencuri membutuhkan masa ketika menjalankan aksinya. Gerak-geriknya bisa dicurigai orang atau para petugas yang berkarya di sekitar negeri parkir.

4. Gunakanlah helm paling jelek yang kamu punya. Seandainya kira-kira kamu perkembangan sendiri, nggak usah gaya-gaya pakai helm yang mahal

Bertambah jelek helm seseorang, makin drop minat orang tebal hati untuk mencurinya. Mereka sekali lagi milih-milih kali kalau mencuri. Tiap kali beliau membeli (atau mengkredit) pencetus, kamu umumnya dapet helm bawaan dari motornya. Banyak orang memandang arah mata helm-helm jenis ini. Nggak cak semau prestisnya dan nggak laku kalau dijual. Sedangkan helm ini mahal lho, harganya seharga satu gembong~

5. Siapkan kalung besi dan tala. Pencuri biasanya bakal makin milih helm yang lebih gampang untuk dicuri

Tindakan ini memang ekstrem. Memaksamu untuk membawa rantai dan tala setiap kali menghindari ke mana-mana. Namun langkah ini paling bisa mencegah pencopetan. Kalau pun cak semau yang mencoba
nyolong
helmmu, penjahat harus bertambah ekstra intern melakukannya. Gerak-geriknya sekali lagi bisa lebih mudah kentara detik melakukan aksi. Lega akhirnya, mereka bakal mikir-mikir juga buat mencuri helmmu, dan mencari helm lain yang lebih mudah dicuri.

6. Simpan helmmu di pikulan motor. Helmmu nggak bakal hilang, kecuali … motormu yang hilang digondol maling

Plong masa kini, banyak penggagas nan menyuguhkan bagasi bervolume besar di bawah joknya. Peristiwa ini memungkinkan si empunya bikin memasukkan helm ke dalamnya. Bikin kamu nan punya boks eksternal, kamu pun dapat memanfaatkannya untuk menyimpan helm. Tindakan ini jelas bisa takhlik helmmu bertambah aman. Helmmu nggak kerjakan hilang, seandainya kamu nggak kehilangan motormu.

Bonus! Mandu tebak ‘niat’.

Tinggalkan pesan sumpah serapah di secarik kertas, dahulu tempel di helmmu

Buat para mahasiswa, kamu pasti kenal plano
post it.Kalau nggak n kepunyaan, kamu cukup berbekal jeluang halal dan alat perekat aja. Kemudian tuliskan umpatan di secarik kertas tersebut. Tuliskan sumpah-sumpah yang brutal. Meski nggak kesatria macem-macem sama helmmu. Tahu koteng, kan, orang Indonesia masih sangat percaya dengan kutukan macam ini, jadi ya tentu pikir-pikir lagi jikalau mau
nyolong.

Bagaimana pun jikalau engkau nggak punya propaganda buat melindungi helmmu, potensi hilangnya bisa lebih besar. Hendaknya langkah-langkah pencegahan di atas bisa membantu supaya helmmu nggak gampang hilang.