Cara Menemukan Kacamata Yang Hilang

Cara Menemukan Benda yang Hilang

Metode 1 Metode 1 dari 3:Mengakali Palagan Kemungkinan Benda Itu Hilang

  1. Cek babak paling acak-acakan di rumah ataupun seputar palagan Anda. Penggalian menunjukkan hal yang bisa Sira tebak, yaitu benda-benda itu menjurus hilang di bekas yang minimal cerai-berai di flat alias tempat kerja Sira. Lakukan pencarian di tempat berantakan ini secara sistematis, sibakkan benda-tikai dan pinggirkan benda-benda tersebut bakal mencari benda yang dimaksud.

  2. Tatap di bawah atau di seputar benda yang bertambah besar. Mungkin Anda lain sengaja menumpukkan benda yang lebih ki akbar di atas benda yang kecil, berkali-kali tanpa bangun bahwa Sira menutupinya. Angkat benda-benda nan ada di episode atas habis cek yang terserah di bawahnya dengan saksama bagi memastikan benda yang Anda cari itu tidak berada di bawahnya.

    • Misalnya, Anda menaruh keropok plano di atas telepon, atau melempar buku dekat bilang perhiasan yang mirip sekali dengan ki akal tersebut.

  3. Cek di tempat-tempat kecil kerjakan memastikan benda tersebut tidak jatuh atau terselip. Anda akan sering menemukan benda-benda yang hilang tersebut di intern mobil, terselip di sofa, atau anjlok di pojok lantai. Persempit tempat penguberan di kancah nan memungkinkan benda itu ditemukan—di palagan terakhir yang Anda ingat meletakkan benda itu, dan di mana Kamu mengambilnya—dahulu cari di setiap pojokan dan celah.

  4. Cari di wadah Anda kehabisan benda ini sebelumnya. Apakah Anda majuh kekeringan benda ini? Takdirnya iya, mungkin benda itu berada di tempat Anda menemukannya ragil kali. Bangun benda itu cenderung anjlok di mana dan cek tempat tersebut dengan saksama. Ia pula bisa merakut tempat di mana Anda sering kekeringan benda yang ukuran, tulang beragangan, atau kegunaannya mirip..

    • Misalnya, Anda mungkin meninggalkan kunci di tala, menemukan kacamata di kepala, atau lupa meletakkan tas komputer di dalam mobil.
    • Jika Anda kehabisan kacamata hitam, misalnya, ingat-sadar tempat ki perspektif itu menumpu mampu, terutama kalau Anda mengira telah menghilangkannya.

  5. Cek di putaran penumpukan benda-benda nan ditemukan (bagian lost and found). Jikalau Kamu kehilangan benda di luar rumah, coba tanya ke pihak pengelola wadah nan Sira kunjungi hari itu apakah mereka punya tempat pengumpulan benda-benda yang ditemukan (boks lost and found). Benda nan Dia cari itu mungkin ada di situ, dan menunggu bikin Beliau cabut.

    • Bekas nan galibnya punya fragmen pengumpulan benda-benda yang ditemukan merupakan sekolah, dan tempat seremonial diadakan programa seperti stadion, gedung konser, dan bioskop.

Metode 2 Metode 2 terbit 3:Menelusuri Ulang Pengembaraan Anda

  1. Ki ajek sirep dan katakan sreg diri sendiri bahwa Anda akan menemukannya. Anda bisa dengan mudah panik alias melompat ke deduksi bahwa Anda kekurangan barang, terutama seandainya itu benda yang utama. Alih-alih risau alias berlari ke sana kemari mencari di mana-mana, duduklah sececah di tempat yang tenang dan nyaman lalu fokus bakal mengatur pikiran. Memfokuskan kembali pikiran akan membentuk Anda berada di kerangka pikir untuk berpikir dalam-dalam logis dan mencari benda tersebut dengan pendirian yang minimal efisien.

  2. Pejamkan mata dan coba ingat sekejap di mana Anda pelecok menaruh benda tersebut. Coba bayangkan saat Kamu mengawasi benda itu terakhir kalinya. Apa nan Anda bikin atau rasakan pron bila itu? Tambahkan detail sebanyak kelihatannya nan Ia bisa, bahkan jika hal-hal itu tertumbuk pandangan tak signifikan. Menciptakan menjadikan ingatan sekaya mana tahu bisa menolong Anda mendapatkan detail anak kunci bagi keberadaan benda itu.

    • Sadar, Anda ada di haud ketika benda itu hilang. Anda masih punya manah tempatnya, terlebih lamun samar. Tetap lengang, pejamkan ain, dan ingat-ingat.

  3. Cek pun wadah benda itu mestinya berada dan panggung sekitarnya. Takdirnya suka-suka panggung di mana Anda biasa menempatkan benda yang hilang tersebut, cek dulu di sana–bahkan jika Beliau tidak yakin benda itu ada di situ. Anda kelihatannya lupa sudah mengembalikannya ke situ, atau terserah orang enggak yang melakukannya untuk Anda. Lalu, cek area persis di sekitar bekas tersebut. Siapa senggang benda itu roboh atau luang enggak tertentang.

    • Misalnya, jaket Anda jatuh bermula gantungan tempat Anda lazim menaruhnya, alias daya Dia bisa jadi berkecukupan di laci di bawah meja Anda sah meletakkannya.
    • Benda-benda itu dapat semata-mata berpindah di seputar flat, tetapi lazimnya enggak lebih dari setengah meter semenjak gelanggang mereka umumnya kaya.
    • Bahkan jika Anda merasa benda itu tidak cak semau di danau, telusuri tempat itu dengan saksama. Angkat benda-benda dan cek celah serta pojok-pojok lakukan memastikan bukan ada tempat tersembunyi yang belum Anda cek.

  4. Lihat tempat terakhir Engkau mempekerjakan benda itu. Kalau benda itu tidak berada di tempat nan mudahmudahan, coba sadar-ingat lagi detik terakhir kali Ia menggunakannya. Pergilah ke tempat itu dan carilah dengan saksama lagi, lihat tempat di sekelilingnya juga.

    • Kalau benda itu tidak ada, pejamkan alat penglihatan dan coba ingat apakah Engkau mungkin adv pernah meletakkannya sebentar atau membawanya ke suatu ajang enggak setelah menggunakannya.
    • Misalnya, Dia mungkin ingat menunggangi telepon di pemanas saat menciptakan menjadikan hidangan makan lilin batik, tetapi benda tidak ada di situ momen Ia mengeceknya. Bertanyalah lega diri sendiri apakah Kamu ingat membawanya ke meja sebelum Anda start bersantap, atau apakah Beliau menaruhnya di karib wastafel dan melupakannya.

  5. Pastikan Anda tidak mencari di tempat itu-itu doang. Sosok memusat buta dengan situasi sekeliling yang sudah familiar dan melalaikan detail-detail rahasia, terutama saat Pun dan lihat di tempat Anda pertama kali memulai dan berusaha mendapatkan sudut pandang yang hijau. Menyibuk hal-keadaan dari kacamata pandang yang berlainan dapat menolong Engkau memperhatikan detail yang terlewatkan saat purwa kali.

    • Apakah Kamu duduk, berdiri, bergeser atau apalagi merunduk saat mencari barang tersebut.

  6. Harap tolong antitesis atau saksi. Mungkin cak semau orang yang lain sengaja mengambil produk Anda, atau tak sengaja menaruhnya di tempat lain. Dengan sopan pertanyaan orang enggak di seputar itu, misalnya rekan kerja, padanan sekamar, atau anggota keluarga, apakah mereka tahu kehadiran komoditas tersebut, alias apakah mereka melihatnya belakangan ini.

    • Misalnya, Anda bisa merenjeng lidah, “Hei, saya sedang mencari kunci. Apakah dia melihatnya di sekitar sini?”
    • Kalau Anda kehilangan benda itu di luar rumah, boleh namun benda itu dicuri meskipun boleh juga tidak. Ada peluang Anda salah meletakkannya. Jadi, jangan terbang arwah!

  7. Bangun tempat ragil Sira memegang benda tersebut jikalau benda itu hilang di luar kondominium. Lihat kembali tempat yang Ia singgahi hari ini dan pikirkan tempat keladak Anda membawa benda tersebut. Telepon tempat-palagan tersebut dan tanyakan apakah benda itu dipindahkan atau ditemukan. Kalau tidak, telepon tempat lain yang Anda datangi. Kalau tidak mendapatkan deklarasi lewat telepon, datangi setiap bekas tersebut secara pribadi. Telusuri kembali anju Anda di sana dan cari benda tersebut dengan saksama.

    • Sebelum Anda menelepon atau menyipi sekali lagi tempat lain, cari sekitar tempat Anda dengan hati-lever. Jangan sampai Anda pula ke medan kerja tetapi ternyata dompet Anda senyatanya cak semau di privat mobil.

Metode 3 Metode 3 mulai sejak 3:Menjaga Komoditas Supaya Tidak Hilang

  1. Buat benda itu makin jelas tertentang biar Anda tidak mudah kehilangan. Kalau Engkau menumpu kehabisan benda-benda berjasa, lakukan benda-benda itu lebih besar, bertambah jelas terlihat, dan makin mencolok alat penglihatan. Dengan demikian, benda itu enggak mudah hilang, dan mudah ditemukan jika hilang.

    • Misalnya, pasang gantungan kunci yang besar, warna-warni, atau bisa berbunyi lega buku Dia, gunakan wadah telepon berwarna cerah dan serta jangan matikan nada panggil telepon (bukan di-silent), ataupun tempelkan tempelan warna-warni plong catatan penting.

  2. Pasang pencari (tracker) pada benda-benda penting dan gunakan tuntutan (apps) buat menemukannya. Seandainya Anda ingin solusi dari teknologi canggih bikin menyusur benda-benda penting, pertimbangkan buat meledakkan alat pelacak dengan Bluetooth. Pasang alat pelacak kecil pada benda tersebut dan sambungkan dengan aplikasi telepon pintar yang dapat menunjukkan kepada Engkau kesanggupan benda itu.

    • Sarana pelacakan dengan aplikasi di antaranya adalah Tile dan TrackR.
    • Jika Anda membidik lupa di mana meletakkan telepon pintar Anda, cobalah aplikasi seperti Find My iPhone. Seandainya Anda menunggangi Android, kunjungi android.com/atau cari di situs peramban apa pun.

  3. Buat catatan mental setiap kali Anda meletakkan barang penting. Sebentar-sebentar Sira meletakkan komoditas terdepan, sisihkan waktu beberapa detik buat menghafaz tempatnya. Bicaralah keras-keras alias katakan dalam hati, “Aku meletakkan benda ini di sini,” dan lihatlah baik-baik. Menciptakan karangan mental akan memperkuat lokasi benda tersebut, sehingga akan lebih mudah mengingat letaknya.

    • Keadaan ini mungkin tampak mengganggu maupun butuh usaha keras awalnya, belaka membiasakan situasi ini setiap periode akan memudahkan dan menghemat waktu dalam jangka panjang.
    • Sekiranya Anda cenderung lupa untuk membuat catatan mental, coba bertepatan tiba selepas Beliau kehilangan barang tersebut dan carilah lagi. Saat itulah Engkau akan sangat termotivasi cak bagi menyerempet benda itu lebih baik.
    • Situasi ini diikuti dengan kian perhatian penuh setiap hari. Lebih hadir pron bila ini, dan kian menyadari apa yang Engkau lakukan, akan melampiaskan untuk mengingat di mana Anda menurunkan barang-barang.

  4. Cek komoditas-dagangan signifikan sebelum Beliau keluar kolom atau mobil. Pulang ingatan resan bagi melihat ke belakang momen Dia keluar berbunga mobil, terutama sekiranya kolom ataupun mobil itu bukan hoki Anda koteng. Cek bidang datar alias kantor Anda sekelebat sebelum keluar lakukan memastikan tidak ada yang tertinggal. Hal ini adalah prinsip nan baik bakal menemukan dagangan-barang yang mungkin maaf dari pegangan atau tak sengaja terjatuh dari saku.

  5. Bimbing tempat Sira setia rapi dan teratur untuk mengurangi kemungkinan hilangnya benda. Gelanggang yang berantakan dan penuh membentuk kita mudah kesuntukan komoditas. Benda-benda itu bisa terselip di pojok nan berantakan, terkatup makanya benda lain, atau justru tergusur karena tidak sengaja. Untuk menghindari hal ini, secara rutin rapikan tempat Anda demap menghabiskan waktu. Mungkin sepertinya sahaja membuang masa, tetapi hal ini lebih-lebih menghemat waktu dan tenaga supaya Anda tidak menghabiskan waktu mencari komoditas hilang.

    • Jaga rumah, kamar, dinas, mobil, atau meja di sekolah serapi kelihatannya. Bekas yang paling comar Ia pakai, galibnya akan menjurus berantakan, sehingga barang-barang bisa hilang di situ.

Source: https://www.thefastcode.com/id-idr/wiki/Menemukan-Benda-yang-Hilang