Cara Menghilangkan Skin Tag Secara Alami

Apa itu skin tag?
Skin tag
ialah tumbuhnya daging bertakaran mungil di latar kulit. Umumnya, ini umum dimiliki cewek dan lanang terutama ketika usianya sudah di atas 50 tahun. Daging ini lain berperangai kanker dan menimbulkan rasa nyeri.

Daging ini terdiri dari kerongkongan talenta dan kolagen nan terbungkus lapisan jangat terluar. Ada banyak faktor penyebab
skin tag,
menginjak mulai sejak gesekan lipatan kulit hingga virus HPV.

Mengenali
skin tag

plong jangat

Cara termudah cak bagi membedakan
skin tag
dengan daging merecup lainnya yaitu menyibuk fragmen yang menghubungkan dengan indra peraba. Tidak begitu juga tahi lalat,
skin tag
mempunyai semacam “gagang” tipis berupa alat peraba.

Selain itu, sebagian besar
skin tag
berdosis sangat mungil, tidak sampai 2 milimeter. Namun kadang, ada pula yang boleh bersemi besar hingga beberapa centimeter. Saat disentuh terasa lembut. Bentuknya kembali beragam. Ada nan melingkar, keremot, atau tidak simetris.

Untuk corak, ada
skin tag
yang tidak berbeda dengan rona alat peraba sekitarnya. Seandainya mengalami hiperpigmentasi, warnanya boleh makin gelap. Ketika tanpa sengaja terpelintir, warnanya dapat menjadi liar karena terbatasnya peredaran pembawaan.

Penyebab munculnya
skin tag

Tidak jelas betul barang apa yang memicu munculnya
skin tag.
Biasanya, daging ini lebih sering tampak di lipitan-lipatan begitu juga:

  • Katek
  • Paha privat
  • Paha
  • Kelopak mata
  • Leher
  • Di bawah susu

Sejumlah hal yang bisa memicu munculnya
skin tag
di antaranya:

1. Virus

Menurut penyelidikan plong periode 2008,
human papillomavirus
atau HPV bisa menjadi faktor pemicu tumbuhnya
skin tag.
Dalam penggalian itu, dianalisis 37
skin tag
mulai sejak majemuk bagian badan. Hasilnya, ada DNA virus ini sreg 50% sampel yang diteliti.

2. Persabungan insulin

Kondisi resistansi insulin juga dapat memicu munculnya
skin tag.
Alasannya karena orang dengan kondisi resistansi insulin tidak bisa menyerap glukosa secara efektif terbit aliran darah.

Apalagi, memiliki banyak
skin tag
bisa menjadi indikator seseorang menderita diabetes macam 2. Tidak namun itu, ini juga majuh dikaitkan dengan tingginya parameter massa tubuh dan kadar trigliserida yang tataran.

3. Kehamilan

Ibu nan paruh mengandung sekali lagi bisa memiliki
skin tag
karena bertambahnya berat badan. Selain itu, faktor hormon yang fluktuatif sekali lagi turut berperan.

Plong kasus nan lebih selit belit, munculnya skin tag pada ibu hamil bisa menjadi tanda ketidakseimbangan hormon atau gangguan kelenjar endokrin.

4. Gesekan

Mengingat
skin tag
rajin merecup di bagian tubuh yang terdapat obrasan, artinya gesekan terus menerus pun main-main. Ditambah pun apabila bagian lipatan ini berkeringat, maka kemungkinan unjuk kulit lampiran ini kian besar.

Itu lagi nan menyebabkan khalayak dengan kondisi berat badan berlebih atau kegemukan juga berisiko lebih raksasa memiliki
skin tag.
Ketika selit belit badan sudah roboh juga, bukan berarti akan membuat daging merecup ini hilang. Hanya hanya, risiko memilikinya berkurang.

Cara mendinginkan
skin tag




kulit pisang

Kulit pisang dapat dimanfaatkan untuk melepas skin tag

Menghafal sifatnya tak berbahaya, sememangnya lain perlu perlindungan tunggal bagi menanganinya. Namun jika mau menghilangkannya sendiri, bisa dilakukan dengan cara-cara sebagaimana menggunakan:

1. Tea tree oil

Mengatasi skin tag lega ibu hamil bisa menggunakan tea tree oil. Tea
tree oil
mengandung fungsi antivirus dan antijamur yang aman diaplikasikan ke kulit. Caranya dengan mencuci bersih area kulit, kemudian aplikasikan dan pijat perlahan dengan
tea tree oil.
Habis tutup dengan perban semalam suntuk. Lakukan beberap mana tahu hingga
skin tag
meringkai dan lepas.

2. Kulit pisang

Ketimbang refleks membuang selerang pisang, coba gunakan bagi mengeringkan
skin tag.
Caranya ialah dengan menempelkan pada distrik kulit kemudian tutup dengan perban. Diamkan sepanjang malam hingga
skin tag
pembebasan.

3. Cuka apel

Cara melakukannya ialah dengan mengacapi kapas di cairan cuka apel, kemudian gosokkan ke
skin tag.
Sesudah itu, bungkus dengan perban selama 15-30 menit dan bilas setakat kudus. Ulangi setiap hari selama sejumlah pekan. Tembolok cemberut dari cuka naik banding dapat membantunya terlepas.

4. Berambang putih

Berambang kudus bisa membantu meredakan peradangan pada kulit. Caranya bisa dengan mengaplikasikan bawang putih nan telah dihancurkan di atas
skin tag,
kemudian tutupi dengan pembalut sepanjang malam. Pagi harinya, bilas hingga kudrati dan copot.

Beberapa cara di atas aman dan bisa jadi efektif, namun tentu reaksinya boleh berbeda antara satu orang dan lainnya. Agar lebih kesepakatan, pastikan tidak ada reaksi alergi dengan berbuat tes lebih lagi dahulu.

5. Penanganan kedokteran

Darurat bakal penanganan secara medis, dokter bisa melakukan beberapa pendirian sama dengan:

  • Cryotherapy: membekukan
    skin tag
    dengan nitrogen cairan
  • Usaha: mengangkat
    skin tag
    dengan gunting atau radas bedah
  • Electrosurgery: membakar daerah
    skin tag
    dengan energi setrum berfrekuensi strata
  • Ligasi: mengaduh dengan utas kedokteran agar rotasi darahnya terhenti

Jika tetapi bagian kecil yang dihilangkan, dokter hanya akan memberikan bius lokal. Ancang manapun yang dilakukan buat menghilangkan
skin tag,
pastikan buruk perut bersih dan higienis moga tidak menimbulkan infeksi.

Beberapa
skin tag
kembali bisa tidak langsung hilang hanya dengan suatu boleh jadi percobaan. Apabila mutakadim tidak mendapat aliran talenta, perlu waktu selingkung bilang ahad hingga mengering dan lepas dengan sendirinya.

Gubahan dari SehatQ

Waspadalah pada lesi kulit serupa
skin tag
yang hijau unjuk namun cepat menggembung, terutama puas area raga nan sering terpapar cerah ultraviolet. Apabila Anda mengalami gejala tersebut segeralah berkonsultasi dengan dokter kulit Anda bikin mengetahui kelainan yang Anda miliki.

Untuk berpolemik lebih lanjut seputar cara mengeluarkan
skin tag
dengan daging bersemi lainnya,
tanyakan langsung sreg dokter
di aplikasi kebugaran tanggungan SehatQ. Download sekarang di
App Store dan Google Play.

Source: https://www.sehatq.com/artikel/penyebab-munculnya-skin-tag-dan-cara-menghilangkannya