Rumah Adat Di Papua Dikenal Dengan Nama

rumah adat papua
Sumber: Pewarta Nusantara

Papua ialah provinsi paling Timur bersumber Indonesia yang terkenal dengan kecantikkan kalimantang. Namun, bisa jadi ini kita tidak akan menggosipkan adapun ketampanan Raja Ampat atau raksasa birunya, tapi tentang keunikan kondominium resan Papua.

Papua n kepunyaan plural tungkai resan, nan takhlik daerah ini n kepunyaan beragam bentuk rumah rasam.

Ruparupa Banner

Tidak hanya rumah adat Honai, masih ada beberapa rumah resan lainnya, yang enggak kalah unik di Papua

Contents

  • Diversifikasi-macam Rumah Kebiasaan Papua
    • 1. Rumah Honai
    • 2. Apartemen Kariwari
    • 3. Apartemen Jew
    • 4. Kondominium Ebei
    • 5. Rumah Hunila
    • 6. Rumah Wamai
    • 7. Flat Rumsram
    • 8. Rumah Tanaman
    • 9. Flat kaki seribu


Aneh-aneh Rumah Adat Papua

Penasaran sebagai halnya apa
rumah aturan kewedanan

Papua dan Papua Barat yang spesial? Marilah kita simak rangkumannya berikut ini.


1. Rumah Honai

Rumah adat Papua yang paling sering muncul di pusat tutorial yakni kondominium Honai, yang dihuni suku Dani.

Dinding bangunan ini mewujudkan lingkaran, nan terbuat mulai sejak kayu-kayu kuat dan tersusun sejajar. Biasanya, kondominium Honai sekadar dilengkapi oleh satu pintu minus perputaran udara dengan keagungan 2,5 meter dan lebar 5 meter.

Atap rumah Honai terbuat berbunga tumpukan daun sagu, jerami, dan lalang yang uniknya membentuk kerucut jumud. Peristiwa ini berujud untuk membuat rumah tetap pesam, serta mencegah air hujan langsung merosot masuk ke rumah.

Sesuai namanya, Honai memiliki arti solo. ‘Hun’ berarti laki-laki, serta ‘ai’ berarti apartemen. Maka tidak heran bahwa flat ini singularis bikin laki-laki, terutama yang sudah dewasa.

Rumah ini nihil tanpa perabotan. Kaprikornus, saat pengunjung menclok mereka akan duduk di lantai jerami bersama tuan rumah. Ini yakni keseleo satu bentuk kebersamaan dan kekeluargaan awam Papua.

Selain itu, rumah kerdil ini dapat memuat 5-6 bani adam di dalamnya. Kebanyakan, rumah ini bakir di pegunungan Papua yang berhawa tawar rasa. Semakin sempit dan semakin banyak penghuni di dalam kondominium, maka akan semakin baik dalam menangkal hawa cahang.

Untuk semakin menambah keserasian, setiap kondominium juga terdapat medan pembakaran jago merah unggun.

rumah honai
Sumber: Mongabay Indonesia


2. Flat Kariwari

Kariwari yakni apartemen sifat Papua yang didiami oleh suku Tobati-Enggros. Rumah adat ini memiliki rancangan atap segi delapan, nan bersusun tiga dan dipercaya mampu menjaga rumah dari cuaca hambar, terutama saat angin kencang.

Ubin permulaan berfungsi sebagai palagan bagi melatih parah akil balig lanang agar siap menjadi pria dewasa, yang bertanggung jawab, terampil, dan langgeng.

Tegel kedua berfungsi andai palagan perjumpaan para ketua adat untuk membicarakan kejadian penting. Sedangkan keramik ketiga, tunggal menjadi kancah berdoa kepada Tuhan dan pitarah.

Selain itu, bentuk atap apartemen Kariwari kembali melambangkan kedekatan dengan sang penggarap atau dengan leluhur yang sudah mendahului mereka. Tidak heran bila rumah Kariwari rajin menjadi tempat pendidikan dan ibadah.

Flat sifat ini terbuat berasal kayu besi, daun sagu, bambu, dan tanaman lainnya.

Rumah Adat Kariwari
Sumber: saferkidsandhomes.com


3. Apartemen Jew

Suku Asmat populer n kepunyaan banyak anggota suku. Lain heran bila rumah adat suku Asmat atau yang dikenal dengan sebutan Jew, memiliki gambar yang besar dengan dimensi tangga 15 meter dan lebar 10 meter.

Biasanya, kondominium kebiasaan ini memanfaatkan akar tunggang-akar rotan pilihan untuk menyatukan kayu pondasi rumah.

Apartemen adat Jew juga besar perut disebut sebagai rumah cowok karena hanya boleh ditinggali junjungan-suami yang belum menikah. Anak laki-laki yang belum berumur 10 musim dan wanita tidak boleh ikut ke dalamnya.

Sudahlah, kondominium resan Jew akan menjadi tempat bakal para perjaka untuk belajar dari para senior atau lelaki yang mutakadim menikah. Mereka biasanya berlatih mengenai kelincahan dan Pendidikan, seperti menari, berjoget, dan memainkan musik.

Tidak hanya itu, rumah resan ini sekali lagi menjadi tempat musyawarah tentang semangat warga tungkai, upacara adat, perselisihan, dan masih banyak pun.

rumah adat papua
Sumber: Mongabay Indonesia


4. Rumah Ebei

Rumah adat Ebei ialah kebalikan dari rumah Honai karena dibuat idiosinkratis untuk wanita suku Dani.

Anak asuh maskulin kecil dapat tinggal di sini, hany sampai mereka beranjak menjadi laki-laki dewasa, yang siap pindah ke kondominium Honai.

Ebei berartikan bodi upik, yang memiliki filosofi ibarat awak kehidupan bagi semua orang sebelum lahir ke marcapada.

Makanya, rumah Ebei menjadi tempat membiasakan menjadi istri dan ibu yang baik bagi perempuan nan beranjak dewasa dan siap menikah. Di rumah ini, mereka belajar menjahit, memantek, membentuk kerajinan tangan, dan lainnya.

Rumah Honai dan Ebei punya rangka yang serupa, merupakan membentuk halangan. Makna dari kedua apartemen ini adalah suatu kesatuan dan sehati privat pemikiran yang proporsional. Flat adat ini kembali menjadi simbol harkat dan pamor kerjakan suku Dani.

rumah adat papua
Sumber: Bing.com


5. Rumah Hunila

Rumah adat suku Dani lainnya adalah rumah Hunila. Bangunan rumah ini mempunyai bentuk panjang dan lebih luas dari flat adat lainnya. Rumah adat ini banyak digunakna untuk menyimpan berjenis-jenis peralatan masak dan bulan-bulanan makanan.

Kebanyakan, flat Hunila menjadi keran umum bersama antara beberapa rumah Honai dan Ebei, buat melakukan produksi makanan lakukan seluruh rumah.

Bahan makanan nan cak acap mereka olah merupakan sagu dan ubi. Sesudah masak, mereka akan mengantarkannya kepada keluarga tiap-tiap dan Pilamo (suami-laki dewasa).

rumah hunila
Sumber: unchartedbackpacker.com


6. Kondominium Wamai

Kaki Dani memang ialah pembahasan yang tidak ada habisnya. Selain rumah khas adam dan perempuan, kali ini mereka memiliki flat khusus fauna ternak  bernama flat Wamai.

Di dalam flat ini, umumnya berisi fauna piaraan, seperti, ayam, kambing, babi, dan anjing.

Namun, tidak seperti rumah tinggal tidak yang bosor makan berbentuk kalangan. Rumah Wamai berbentuk lebih fleksibel, mulai berasal dok atau persegi tataran. Keadaan ini mengimbangkan dengan jumlah hewan yang akan ikut ke dalamnya.

rumah adat papua
Sendang: Slide Share


7. Rumah Rumsram

Kondominium adat Rumsram yaitu apartemen aturan yang berlokasi di negeri pantai utara Papua milik suku Biak Numfor.

Sama sebagaimana rumah Kariwari, rumah ini tidak tidak ajang suntuk melainkan medan belajar khusus baik para laki-laki.

Bangunan ini berbentuk persegi panjang dengan sengkuap membentuk biduk tersuling. Hal ini untuk menyimbolkan indra penglihatan pencaharian masyarakat setempat, yang mayoritas yakni seorang pelaut.

Rumah dengan tinggi hingga 6-8 meter ini terbuat berasal bambu air, petiolus sagu, kulit gawang dan daun pohon sagu.

rumah adat papua
Perigi: Bing.com


8. Rumah Pohon

Berlainan bersumber suku resan lainnya, kaki pedalaman safi Papua, suku Korowai, memilih membuat rumah adat di atas sebuah pohon, nan kian dempang disebut
rumah pokok kayu.

Terletak di kebesaran 15-50 meter, flat ini berujud menghindari satwa ki busuk dan gangguan roh bengis yang disebut ”Laleo”.

Laleo merupakan makhluk bengis atau demit kejam, yang menyerupai mayit nan melanglang di malam perian.

rumah korowai
Sumber: My Beradab Met


9. Rumah luing

Kondominium tungkai seribu atau juga dikenal seumpama Mod Baterai Aksa merupakan rumah aturan kepunyaan suku Arfak yang berada di Papua Barat.

Bangunan ini memiliki tiang pondasi yang sangat banyak sehingga terlihat mirip dengan hewan suku seribu. Sekilas terlihat seperti rumah ajang, tetapi flat adat ini tidak memiliki ruang memadai di bagian bawahnya.

Flat adat Kaki seribu terbuat bermula kayu, yang saling menyilang secara vertikal. Sedangkan secara mendatar, kayu tersebut akan silih mengikat. Atap bangunan terbuat dari rumput ilalang dan lantai rumah terbuat dari anyaman rotan.

rumah kaki seribu
Sumber: asiatrip.erose.ch

Cukuplah, itu tadi macam-variasi rumah sifat Papua, beserta keunikannya bagi menambah embaran kamu akan daerah yang kaya akan kecantikkan alamnya ini.

Bagi dia yang mungkin demen dengan desain flat nan istimewa, sebagai halnya rumah adat kewedanan yang cak semau di Indonesia, kamu bisa membuatnya secara modern.

Lengkapi dengan berbagai perkakas dan dekorasi yang menarik agar terlihat semakin meringkukkan. Terimalah,  ia bisa menemukan berbagai perlengkapan kondominium jenjang hanya di
Ruparupa.com.

Situs belanja
online
ini meluangkan berbagai furnitur dan dagangan
home living
terbaik dan berkualitas semenjak merek ternama nasib baik Kawan Lama Group, seperti ACE, Informa, Selma, dan masih banyak juga.

Source: https://www.ruparupa.com/blog/macam-rumah-adat-papua-beserta-keunikannya/