Toko Abdi Tidak Hanya Menyediakan

Hanya di Yogya Elektronik, Dagangan Elektronik Harga Bersaing

Koropak.co.id, 12 September 2022 17:41:41

Katib : Eris Kuswara

Hanya di Yogya Elektronik, Produk Elektronik Harga Bersaing

Koropak.co.id
– Yogya HZ Tasikmalaya yang beralamat di Jalan HZ Mustofa Nomor 124 Kota Tasikmalaya, lain hanya menyediakan berbagai kebutuhan fashion dan supermarket, pun turut meluangkan produk elektronik dengan nama Yogya Elektronik.

Lega awalnya Yogya Elektronik ini bernama Griyatron, akan hanya pada 2022 silam mengalami perubahan label dikarenakan kebanyakan masyarakat bukan mengetahui Griyatron adalah fragmen berusul Yogya HZ Tasikmalaya.

Terbukti sesudah berpalis nama menjadi Yogya Elektronik, hal tersebut membuat publik mengerti bahwa toko elektronik tersebut merupakan bagian dari Yogya Group. Hal itu ditandai dengan adanya peningkatan konsumen yang signifikan.

Supervisor Yogya Elektronik Yogya HZ Tasikmalaya, Dede mengatakan di Priangan Timur, Yogya Elektronik ini memiliki 2 cabang, adalah di Yogya HZ Tasikmalaya dan Yogya Ciamis. Namun bikin keseluruhannya n kepunyaan 20 cabang yang tersebar di seluruh Yogya Group di Indonesia.

“Yogya Elektronik menjual beraneka variasi produk Home Client seperti bufet es, mesin cuci, dispenser, serta peralatan kebutuhan rumah tangga lainnya. Juga menjual beraneka spesies produk elektronik Audio dan Video meliputi Televisi, Home teater, dan speaker aktif,” introduksi Dede.

Ditambahkan Dede, Yogya Elektronik juga menjual aneka spesies gadget berpunca 2 brand ternama di Indonesia. ialah Oppo dan Samsung dengan varietas yang gelojoh update setiap barang terbarunya meluncur.

Baca :
Remix Fair Yogya HZ Penuhi Kebutuhan Fashionmu


“Kerjakan masalah harga kami berani menjamin terutama pada produk AUV sebagai halnya televisi dan speaker kami berani bersaing dengan toko lainnya nan suka-suka di Kota Tasikmalaya. Dikarenakan kami juga termasuk sebagai toko modern dengan menerapkan open price pada semua produk yang ditawarkan, farik dengan toko tradisional nan menawarkan sistem sia-sia menawar terlebih sangat dan harga nan dibanderol nya lagi diatas,” ucapnya.

Dede menuturkan untuk produk televisi dibanderol start dari Rp 1,4 juta, kulkas dibanderol tiba semenjak Rp 1,6 juta, mesin cuci dibanderol mulai mulai sejak 2,6 juta. Sementara bikin produk gadget, kami cak acap update semua tipe baik berpangkal Samsung dan Oppo.*

Festival Seni Budaya Jaton ke-XVI Dongkrak Ekonomi Gorontalo

Koropak.co.id, 06 August 2022 07:19:34

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Gorontalo
– Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, membuka Festival Seni Budaya Jawa Tondano (Jaton) ke-XVI nan dipusatkan di Desa Sidodadi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.

Sebanyak 22 kontingen yang berasal dari Kabupaten dan Ii kabupaten Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Perdua memeriahkan festival yang dihadiri ratusan warga nasab Jawa Tondano (Jaton) se-Indonesia Timur itu.

Festival Seni Budaya Jaton ke-XVI diisi berbagai adu, mulai berusul hadrah tradisional, hadrah rakitan, salawat Jowo, adu damas, hingga pidato Bahasa Jaton.

“Kami menilai festival seni budaya yang dilaksanakan di Desa Sidodadi ini tak belaka boleh dijadikan sebagai ajang silaturahmi penduduk anak cucu Jaton, akan tetapi juga bisa dijadikan umpama penggerak ekonomi daerah,” prolog Hamka.

Baca:
Tari Dana-Dana, Perlambang Remaja-Mudi Gorontalo

Intern kesempatan itu, ia mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya Desa Sidodadi, Boliyohuto, menjadi tuan rumah festival seni budaya kali ini. “Dengan adanya festival ini, kami juga telah memurukkan multiplier effect ekonomi, khususnya di provinsi Gorontalo. Perlu diketahui, Gorontalo merupakan area dengan akulturasi budaya yang beragam. Salah satunya kerelaan budaya Jaton yang diwarisi bermula Kyai Mojo andai leluhurnya,” ucapnya.

Festival ini, lanjut Hamka, banyak mengangkat nilai-nilai seni budaya. Tak belaka itu sahaja, wilayah Gorontalo juga n kepunyaan banyak etnik nan kini sudah silih berbaur dan berdampingan. “Tentunya dengan adanya percampuran budaya tersebut, menjadikan Gorontalo ini beragam sahaja tetap bersandar lega falsafah rasam bersendikan sara dan sara beralaskan kitabullah,” pungkasnya.

Marilah tonton berbagai video menarik di sini:

Pencak Melayu Pukol Tujuh Diajukan Masuk WBTb Indonesia

Koropak.co.id, 05 August 2022 07:08:16

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Kalbar
– Pangeran Puri Pakunegara Tayan XIV/Panembahan Anom Pakunegara XIV, Gusti Yusri mendorong agar tradisi seni bela diri silat Melayu Pukol Tujuh tertulis di Direktorat Jenderal Tamadun sebagai Peninggalan Budaya Enggak benda (WBTb).

“Kalau memungkinkan, kami juga berharap silat Melayu nan saat ini dikembangkan di Kalimantan Barat (Kalbar) ini bisa didaftarkan ke UNESCO. Terlebih pula, jejak bermula produsen silat Pukol Sapta ini sudah jelas tercatat dan juga suka-suka manuskripnya,” kata Gusti Yusri.

Dia juga turut menyambut baik prakarsa Wak Long Mat Boceng yang telah melestarikan silat warisan pitarah itu menerobos Yayasan Perguruan Kuntau Pukol Tujuh. Dengan serupa itu, dasar usul dari kuntau Jawi ini jelas dan tercatat.

“Kami juga ikut berharap agar Pemerintah Kawasan melangkaui instansi teknisnya, lakukan dapat memfasilitasi proses pendaftaran Silat Pukol Tujoh ini ke Direktorat Jenderal Kebudayaan,” harapnya.

Di sisi tidak, Gusti Yusri juga menekankan apabila tidak cak semau ancang konkret yang dilakukan, pihaknya khawatir kekayaan budaya yang telah terserah secara turun temurun dan diwariskan maka dari itu pitarah ini bisa hilang serupa itu saja atau dicuri pihak lain.

Baca:
Hikayat Terlak Silat Mutakadim Ada Sejak Abad VIII

“Intinya, jangan sebatas kekayaan budaya kita ini nantinya diakui oleh pihak lain yang tambahan pula mendaftarkannya sebagai budaya mereka. Tentunya, peristiwa inilah nan harus diwaspadai. Bagaimana pun pun, silat Pukol Tujoh ini yakni salah satu jenis seni bela diri solo Kalbar nan dikembangkan secara turun temurun,” pungkasnya.

Diketahui, seni bela diri silat Melayu ini dikenal mahajana Ketapang sebelum masuknya agama Islam. Silat Melayu itu permulaan kalinya dibawa dan diperkenalkan oleh Syech Ahmad Padang lakukan membela diri maupun mempertahankan diri semenjak serangan kolonialis.

Sementara itu, kerjakan bentuk dan varietas sumber akar dari silat yang permulaan mungkin diperkenalkan ini yaitu Pukul Tujuh (Sapta Target). Dalam perkembangannya, menginjak dikenal bineka rangka atau jenis lainnya, seperti Kampar, Sendeng, dan Tujuh Dua Belas.

Silakan tonton berbagai video menjajarkan di sini:

Tali peranti Ruwatan Suran Ageng Sedulur Sikep Blora Pula Digelar

Koropak.co.id, 03 August 2022 07:02:36

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Jawa Tengah
– Pasca- vakum dua hari gara-gara pandemi, leluri Ruwatan Suran Ageng kembali digelar Sedulur Sikep Kampung Samin Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.

Tali peranti diawali dengan selamatan besar atau makan nasi tumpeng bersama pasca- didoakan sesepuh adat. Kegiatan dilanjutkan dengan tontonan wayang selerang dengan menghadirkan dalang Burik Sindhunata Cacau Widiharto bermula Semarang yang membawakan lakon “Semar Mbangun Kahyangan”.

Datuk Sedulur Sikep Karangpace, Mbah Lasiyo, menguraikan, pagar adat ruwatan rutin dilaksanakan setiap rembulan Suro atau Muharram perumpamaan kerangka rasa syukur membuka tahun bau kencur. “Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap malam Selasa Kliwon yang kali ini bertepatan dengan 1 Agustus 2022,” ujarnya.

Baca:
Festival Krueng Daroy, Upaya Lestarikan Nilai Memori dan Budaya Aceh

Tentatif itu, Bupati Blora, Arief Rohman, mengapresiasi atas terselenggaranya kembali tradisi tersebut. “Alhamdulillah, kita bisa menggelar pagelaran wayang pun. Kita sekali lagi bisa pula ngruwat tunggul sederum melestarikan adat seni budaya peninggalan para leluhur. Tentunya kita berpretensi semoga kegiatan ini kedepannya dapat menjadi event tahunan serta menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Blora,” papar Arief.

Melalui tradisi tersebut, ia bertarget, masyarakat di Kabupaten Blora bisa semakin karib dalam menjalin silaturahmi dan tali persaudaraannya serta guyub, rukun berkumpul bersama dalam melestarikan leluri budaya domestik.

“Kegiatan ini suntuk luar biasa, karena enggak namun dihadiri maka dari itu warga Blora, tapi juga ada sedulur sikep pecah luar Blora. Tentunya kita di sini bersilaturahmi membangun kekompakan. Kami mohon doanya kiranya pembangunan Blora ke depan bisa lebih baik pun,” ucapnya.

Silakan tonton berjenis-jenis video menarik di sini:

Rekatkan Sinergi Menerobos SMSI Award 2022

Koropak.co.id, 02 August 2022 12:13:08

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Jawa Barat
– Kongsi Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi terus mengerjakan sejumlah anju bagi menyukseskan pengelolaan SMSI Award 2022 yang akan dilaksanakan di District 1 Meikarta Cikarang, Kabupaten Bekasi, 15 Agustus 2022.

Kegiatan nan ikut dalam rangkaian Ulang tahun ke-72 Kabupaten Bekasi itu serempak menjadi pembuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-5 SMSI Wilayah Jawa Barat di Kabupaten Bekasi.

Kepala SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, berhasrat, SMSI Award 2022 di momentum Hari lahir Kabupaten Bekasi boleh memantapkan sinergitas antara pemerintah, pabrikan, lembaga awam, insan media, dan para praktisi serta profesional.

Baca:
SMSI Jabar Bakal Gelar Rakerda di Bekasi, Ada Budaya Berlainan

Doni merinci, SMSI Kabupaten Bekasi berangkulan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bekasi, Himpunan Distrik Industri Kabupaten Bekasi, pengelola Meikarta Lippo Cikarang dan Bank BJB beserta sponsor untuk menyukseskan kegiatan mendatang.

“Kami juga berharap dapat memfasilitasi perjumpaan para tokoh melalui momentum Dies natalis Kabupaten Bekasi, dan semoga doang ini juga bisa menjadi nilai nan positif,” ujarnya.

Silakan tonton bervariasi video menarik di sini:

Festival Krueng Daroy, Upaya Lestarikan Kredit Ki kenangan dan Budaya Aceh

Koropak.co.id, 01 August 2022 07:26:58

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Aceh
– Nilai sejarah dan budaya yang suka-suka di Aceh harus loyal lestari. Bikin itu, Biro Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menggelar Festival Krueng Daroy 2022, di bantaran Krueng Daroy, Yojana Putroe Phang, Kota Banda Aceh, menginjak 29 Juli sampai 31 Juli 2022.

Seluruh lapisan masyarakat diikutsertakan n domestik festival tersebut, tiba berpangkal para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Madya, komunitas pariwisata, hingga kalangan pelajar mulai dari tingkatan Taman Kanak-kanak sampai SMA. Tercantum menggaet Konsulat Jenderal Malaysia sebagai pelecok suatu kewedanan nan punya wasilah sejarah kuat dengan Aceh.

Kepala Dinas Peradaban dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, menguraikan, Festival Krueng Daroy yaitu riuk suatu bukti nyata dari pusaka budaya dan sejarah Aceh yang teristiadat dilestarikan. Tambahan pula di sejauh bengawan terdapat bangunan bersejarah yang menunjukkan masa kejayaan Aceh.

“Di bantaran sungai ini cak semau bilang konstruksi sejarah yang menjadi penanda kejayaan Aceh di masa suntuk, seperti Gunongan, Pinto Khop, Obsesi Makam Imperium Aceh, serta Istana Aceh. Enggak semata-mata itu, Krueng Daroy ini juga turut dikisahkan privat Kitab Bustanussatin yang ditulis oleh Syekh Nuruddin Ar-Raniry,” jelas Almuniza.

Almuniza menambahkan, Krueng Daroy sekaligus menjadi bunyi bahasa persahabatan berpunca nasion-bangsa luar nan terserah di dunia, terutama dengan Malaysia. Krueng Daroy masa ini cak acap dijadikan andai tempat cak bagi beraktivitas masyarakat sekitar, mulai dari berekreasi alias dijadikan sebagai gelanggang olah tubuh.

Baca:
Kemenparekraf Usulkan Ponorogo Masuk Jaringan Kota Produktif UNESCO

“Negeri ini juga dahulu berpotensi tingkatan untuk menjadi riuk satu destinasi wisata andalan kerjakan masyarakat lokal maupun masyarakat asing Aceh. Dengan mengawasi potensi yang ada di sini, tentunya kami berupaya bikin terus meningkatkan aktivitas di sekitar Krueng Daroy,” tambahnya.

Itu dilakukan cak bagi menjadikan area tersebut sebagai ragam aktivitas yang syarat akan nilai budaya dan pariwisata. Dengan demikian bisa memperkuat citra sejarah, tamasya, hingga budaya, khususnya di Aceh.

Penjabat Bos Cak regu Motor Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Aceh, Ayu Candra Febiola Nazuar mengapresiasi Festival Krueng Daroy itu. Candik Pj Gubernur Aceh itu menilai bahwa Aceh merupakan distrik yang hebat.

“Aceh ini memiliki tokoh-pentolan dan pahlawan yang mendunia. Oleh sebab itulah, dalam kesempatan ini kami mengajak seluruh partikel publik untuk dapat memuliakan dan mengingat peran serta tokoh dan pahlawan tersebut dengan cara merawat dan melestarikan semua peninggalannya,” tutur Ayu.

Ayu menilai, Festival Krueng Daroy menjadi salah satu kegiatan yang bagus sekali internal memotivasi generasi akil balig, agar ingin belajar dan mengenal mengenai siapa tokoh-tokoh dan pahlawan Aceh terdahulu.

“Melampaui kegiatan ini, kami sekali lagi timbrung mengajak seluruh masyarakat buat lebih peduli terhadap lingkungan. Pelecok satunya dengan ikut berpartisipasi dalam mengurangi penggunaan sampah plastik dalam kegiatan sehari-hari,” ucapnya.

Silakan tonton heterogen video meruntun di sini:

Cak dapat 1 Suro dengan Tapa Kelu Lampah Mubeng Beteng

Koropak.co.id, 30 July 2022 19:15:01

Fauziah Djayasastra

Koropak.co.id, Yogyakarta
– Setiap kewedanan punya tradisi unik dalam menyambut dan memeriahkan tahun bau kencur Islam. Bertepatan dengan itu kembali adalah tahun baru ataupun 1 Suro kerumahtanggaan penanggalan Jawa.

Keraton Yogyakarta selalu menyambutnya dengan menggelar Tapa Bisu atau Topo Bisu Lampah Mubeng Beteng. Itu merupakan leluri tahunan dengan cara keliling di area Keraton Yogyakarta sonder berbicara sepatah katapun.

Diketahui, tradisi tersebut telah dilakukan sejak zaman Sri Raja Hamengkubuwono II. Serangkaian upacara yang terselenggara diawali dengan lantunan tembang tembang cilik oleh para abdi dalem di Bangsal Srimanganti Puri Yogyakarta.

Dalam tembang yang dilantunkan itu terserah wirid-doa dan harapan. Umumnya, formalitas akan dimulai plong tengah malam dan berlangsung hingga dini tahun.

Sebelum dimulai, genta Kyai Brajanala yang ada di Regol Keben akan dibunyikan sebanyak 12 kali. Habis para abdi dalem akan bepergian mengelilingi beteng keraton dengan rute dimulai dari Bangsal Pancaniti.

Baca:
Pawai Obor, Tradisi Sambut Lilin lebah Tahun Mentah Selam

Rute kemudian berlantas menuju Jalan Kauman, Jalan Agus Salim, Jalan Wahid Hasyim, Suryowijatan, lalu ke Pojok Beteng Kulon, Jalan MT Haryono, Pojok Beteng Wetan, Jalan Brigjen Katamso, Perkembangan Ibu Ruswo, serta cak jongkok di Lapangan Paksina Yogyakarta.

Para peserta dalam tradisi ini menempuh jarak kurang lebih 4 km dan melanglang tanpa berucap apapun. Rombongan penting adalah abdi dalem berpakaian Jawa, sonder keris, minus alas suku, membawa bendera Indonesia serta panji-panji Kastil Yogyakarta.

Panji-panji itu melambangkan abdi dalem dan panca wilayah, meliputi Bantul, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Kulonprogo, dan juga Sleman. Di belakang abdi dalem rata-rata penghuni maupun wisatawan yang juga cak hendak memeriahkan tradisi tersebut.

Momen sakral dalam keheningan jumlah itu adalah simbol evaluasi diri serta merta keprihatinan atas segala perbuatan dalam setahun anak bungsu.

Selain sebagai mangsa evaluasi dan perenungan, tradisi ini kembali sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan dan memohon keselamatan serta kesejahteraan dalam menyambut periode baru.

Silakan tonton bervariasi video menyedot di sini:

Kemenparekraf Usulkan Ponorogo Masuk Jaringan Daerah tingkat Berada UNESCO

Koropak.co.id, 29 July 2022 15:17:38

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Jawa Timur
– Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengusulkan Ponorogo ibarat UNESCO Creative Cities Network (UCCN) maupun jaringan kota-kota mampu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Mampu, Sandiaga Uno, berambisi, Festival Reog Ponorogo dapat menjadi event bertaraf internasional, sehingga berdampak pada eskalasi ketenteraman pelaku usaha.

“Tahun ini, kami pun akan mempersiapkan moga Ponorogo bisa menjadi bagian bersumber yang akan kami usulkan kepada UNESCO Creative Cities Network. Tak hanya itu saja, kami pun berharap Festival Reog Ponorogo ini dapat menjadi event internasional di masa mendatang,” ujar Sandi ketika menghadiri Festival Reog Ponorogo 2022 di Alun- Alun Ponorogo, Jawa Timur, belum lama ini.

Internal rangka menolak Festival Reog Ponorogo laksana event international, pihaknya menyerahkan dukungan dengan mendaftarkan Reog Ponorogo ibarat Peninggalan Budaya Tak benda (WBTb) yang diusulkan Indonesia ke UNESCO.

“Hari ini, kami akan menyedang lagi berusaha moga Reog juga boleh didorong bak Pusaka Budaya Tak benda. Kalau Ponorogo juga timbrung UCCN, tentunya ini luar biasa, karena penilaiannya sekali lagi silam detail. Sejenis itu masuk event-event, maka wisatawan mancanegara akan hinggap ke sini, lebih-lebih dikarenakan ini bisa menjadi jaringan dari ii kabupaten-daerah tingkat kaya UNESCO,” tambahnya.

Baca:
Menggeru Ki kenangan Ponorogo Hingga Dijuluki Ii kabupaten Reog

Indonesia, lanjut Sandi, sedikitnya n kepunyaan beribu-ribu warisan budaya nan sangat luar stereotip. Termuat, waktu ini ada 1.239 Warisan Budaya Tak benda (WBTb), dan salah satunya adalah seni pertunjukan Reog yang dapat menjadi kancing tarik tamasya pengungkit ekonomi.

“Kita pula tentu tidak kepingin apabila khazanah budaya yang dimiliki ini setakat diakui oleh bangsa lain. Maka dari itu karena itu kami mengajak seluruh masyarakat lakukan turut berperan serta dalam menjaga dan melestarikan Reog Ponorogo ini seharusnya menjadi kebesarhatian dan pusaka budaya yang diakui oleh dunia. Melalui Reog Ponorogo pula, nantinya kita akan kembangkan bagaimana kemungkinan kampanye dan lapangan kerja seharusnya bisa diciptakan seluas-luasnya,” tuturnya.

Regen Ponogoro, Sugiri Sancoko, mengungkapkan, kegiatan Grebeg Suro ini mutakadim dua tahun lamanya dinantikan oleh masyarakat. Sekurang-kurangnya kembali ada dempang 52 kegiatan yang dilibatkan dalam kegiatan Grebeg Suro, termasuk juga festival reog mini, festival reog umum, dan festival gajah-gajah.

“Berbagai kegiatan yang diselenggarakan ini tentunya memungkiri bahwa kami sekilas lagi siap memusat Creative Cities Network yang dibantu juga oleh Menparekraf. Kami berharap saja, sebaiknya ke depan Ponorogo ini benar-bermartabat bisa menjadi kota bernas,” ungkap Sugiri.

Diketahui, pertunjukan Reog intern Festival Reog Ponorogo sendiri memadukan antara tarian, keterampilan olah tubuh dan cerita Panji yang terdiri berbunga tukang tari, anak komidi nada alias pengrawit, serta pengiring.

Namun nan menjadi daya tarik privat seni pertunjukan ini yakni keseleo satu penari utamanya nan menggunakan topeng terbesar di mayapada. Bentuknya kepala harimau ataupun barongan yang dipadukan sebuah mahkota yang terbuat dari bulu merak atau Dhadhak Merak dengan sulit keseluruhannya kurang lebih mencapai 40 kilogram.

Silakan tonton heterogen video menganjur di sini:

Hampir Rampung, Baluwarti Pendem Diharapkan Jadi Wisata Edukasi

Koropak.co.id, 28 July 2022 15:15:52

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Jawa Timur
– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat detik ini perdua  menuntaskan rehabilitasi gedung Distrik Pusaka Benteng Van den Bosch maupun yang biasa disebut dengan Pertahanan Pendem nan suka-suka di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Rehabilitasi itu dilakukan bikin menjaga kelestarian bangunan cagar budaya nan dibangun pada 1840-an itu, sekaligus meningkatkan potensi pelancongan. “Area Pertahanan Pendem ini yaitu cagar budaya, makanya karena itulah penataannya harus dilakukan secara lever-lever agar nilai kulturalnya tetap terjaga dengan baik,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, intern siaran pers, Rabu, 28 Juli 2022.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menuturkan, saat rekonstruksi telah rampung, Benteng Van Den Bosch maupun Baluwarti Pendem Ngawi di Jawa Timur berpotensi bisa menjadi lokasi konser musik. Sebab, luas kawasan Benteng Pendem Ngawi ini sendiri sampai ke 15 hektar, sebelum dikurangi luas gedung inti sekitar 5 hektar.

“Jadi, cak bagi kegiatan nan diperbolehkan kawasan inti adalah kegiatan yang tidak merusak bangunan, begitu juga pengadaan museum, perpustakaan ataupun tempat memajang produk UMKM. Sementara tercalit konser dan kegiatan nan akan mendatangkan orang banyak, akan dilaksanakan di asing kawasan inti seluas 10 hektar,” paparnya.

Baca:
7 Bangunan Milik UGM Ditetapkan Uang muka Budaya

Kepala Balairung Besar Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, M. Reva Sastrodiningrat, mengungkapkan, setakat kini, pekerjaan revitalisasi sudah karib mencecah 92 persen. Seluruh pekerjaan pada gedung utamanya telah hampir selesai, silam tahap perampungan tiang penghidupan gedung adendum.

“Untuk jihat pekerjaan yang dilakukan saat ini adalah pembangunan lima toilet masyarakat, pembangunan jalur pedestrian sekitar kawasan yang nantinya bisa dimanfaatkan kembali untuk lari pagi, serta pegangan lanskap. Targetnya selesai penghabisan Desember 2022 alias lebih cepat dari rencana kontrak radu pada Januari 2023,” beber Reva.

Pihaknya juga akan turut meningkatkan penanaman di kewedanan Kubu Pendem dengan tetap berkoordinasi kepada Balai Penjagaan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. “Kami berharap, ke depan kawasan Benteng Pendem dapat dijadikan laksana pariwisata edukasi rekaman uang muka budaya nan dilengkapi dengan kayu deklarasi penjelasan di setiap sudut ruangannya,” tuturnya.

Mari tonton berbagai rupa video mengganjur di sini:

SMSI Jabar Bakal Gelar Rakerda di Bekasi, Cak semau Budaya Farik

Koropak.co.id, 28 July 2022 07:09:57

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Jawa Barat
– Sindikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat bakal menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) di District 1 Meikarta Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada 15 Agustus sampai 16 Agustus 2022.

Majikan SMSI Jawa Barat, Hardiyansyah, menuturkan, internal rakerda kelima ini ada budaya berbeda dengan gelaran serupa sebelumnya. Ada vitalitas cak bagi melahirkan berbagai rupa programa, terobosan, dan terobosan-inovasi cemerlang agar SMSI semakin makin baik.

“Selain meributkan program kerja, agenda penting lainnya adalah penguatan peran SMSI privat pembangunan di Jawa Barat. Salah satunya melalui berbagai kegiatan yang nyata dan konkret bikin masyarakat Jawa Barat,” tutur Hardiansyah.

Pemimpin SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, menyebutkan, dalam programa kelak akan diadakan penyerahan award atau apresiasi bakal stakeholder dan para motor, apalagi kegiatan tersebut bertepatan dengan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Bekasi.

“Kesiapan pemilik rumah bisa dilihat dari adanya perjanjian kerja sejajar antara SMSI dan Kabupaten Bekasi dengan pengelola Meikarta tercalit dengan penggunaan District 1,” ujarnya sembari menambahkan, rakerda mendapatkan dukungan yang konkret dari Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Baca:
SMSI dan TNI AD Satu Kritik Wujudkan Cita-Cita Otonomi

Untuk menyukseskan programa, panitia telah mewujudkan flyer yang terbilang individual. Flyer tersebut menggunakan background dwimatra langit terselimuti awan seolah membagi pesan futuristik. Selain itu, terdapat foto panitia berjejer di atas truk trailer nan didesain ideal kartun.

Di ki perspektif kiri atas terdapat stempel Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia dan logo Hari lahir ke-72 Kabupaten Bekasi. Padahal di sebelah kanan ada etiket SMSI. Isi flyernya sekali lagi lain memuat banyak kalimat, tapi sebatas embaran segel kegiatan, ajang, dan tanggal pelaksanaan.

Selain itu, SMSI Kabupaten Bekasi pun ikut menciptakan menjadikan video animasi serta membagikan link twibbon ke seluruh perusahaan media yang tergabung. Sejak dibagikan puas Selasa, 26 Juli 2022, sudah suka-suka 204 dukungan media yang menjadikannya sebagai bingkai pilihan.

Link twibbon Rakerda SMSI Jawa Barat tahun 2022 dapat diunduh di https://twb.nz/rakerdasmsijabar2022.

Silakan tonton berbagai video menarik di sini:

7 Bangunan Milik UGM Ditetapkan Acaram Budaya

Koropak.co.id, 27 July 2022 12:31:56

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Yogyakarta
– Tim Ahli Acaram Budaya (TACB) Kabupaten Sleman menetapkan 7 bangunan milik Universitas Gadjah Mada (UGM) masuk ke intern daftar 25 cagar budaya Kabupaten Sleman tahun 2022.

Penetapan status cagar budaya tersebut dilakukan selepas melalui amatan dan penilaian yang dilakukan TACB  Kabupaten Sleman. Ketujuh bangunan UGM itu yakni Bangunan Resep UGM, Museum UGM Komplek Bulaksumur, dan lima bangunan lainnya di Komplek Panca Dharma nan berharta di Sekip.

Penilaian itu didasarkan pada patokan acaram budaya, poin berfaedah dan tersendiri cak bagi sejarah, hobatan siaran, pendidikan, agama atau kebudayaan khususnya di Kabupaten Sleman dan lazimnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta memiliki nilai budaya terdahulu bikin pengukuhan kepribadian bangsa Indonesia.

Wedana Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan, dengan adanya pemberian SK Cagar Budaya, pihaknya berharap bisa memberikan kepastian status hukum bagi bangunan cagar budaya, kesenian, ataupun kearifan-kearifan tempatan bakal budaya yang cak semau di Kabupaten Sleman.

“Cagar budaya ini merupakan bukti kekayaan yang dimiliki maka dari itu bangsa, maka sudah seharusnya juga bagi kita bersama bikin melestarikannya. Selain itu, uang kancing budaya pula yaitu wujud pemikiran dan perilaku nyawa insan yang sudah terlaksana sejak masa lalu hingga menjadi memori,” alas kata Kustini sebagaimana dilansir laman UGM, Selasa (26/7).

Baca:
Tarik Wisatawan, Cirebon Gencar Gelar Seni Budaya di Ruang Terbuka

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Edy Winarya, menjelaskan, penetapan dan penyerahan status jaminan budaya kepada pemilik ini ialah sebagai salah satu bentuk pelaksanaan terbit Undang-Undang (UU) Nomor 11/2010 Pasal 33 ayat 2, adalah memberikan jaminan syariat kepada empunya cagar budaya dalam wujud sertifikat keterangan status cagar budaya.

“Kerjakan pamrih dari penetapan cagar budaya ini adalah sebagai langkah awal dari perawatan terhadap benda, gedung dan struktur yang memiliki angka terdepan sejarah, pendidikan, agama, dan kultur untuk kabupaten agar bukan hilang, rusak maupun musnah dikarenakan faktor alam dan manusia,” jelas Edy.

Direktur Perencanaan UGM, Muhammad Sulaiman menitahkan sambut hadiah dikarenakan UGM mendapatkan penghormatan cagar budaya terbanyak di tingkat Kabupaten Sleman. Pihaknya berharap sesudah 7 bangunan UGM mengamini SK Cagar Budaya Kabupaten Sleman, akan terus dilanjutkan ke tingkat provinsi.

“Privat upaya merawat cagar nan ada di UGM, kami akan memperhatikan aspek cagar budayanya, mengakomodasi urut-urutan dan kebutuhan-kebutuhan terkini. Sebagai halnya, dengan melakukan implementasi di Gedung Pusat UGM dengan adanya fasilitas bangunan bau kencur untuk mengakomodasi para difabel dan bangunan lift,” ucap Sulaiman.

Silakan tonton plural video menyedot di sini:

Tarik Wisatawan, Cirebon Gencar Gelar Seni Budaya di Ira Terbuka

Koropak.co.id, 26 July 2022 12:10:17

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Jawa Barat
– Laksana upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, Pemerintah Kota Cirebon secara kudrati mengaktivasi beberapa titik dan ruang terbabang dengan menggencarkan kegiatan seni budaya dan perpelancongan.

Tahun ini ditargetkan anjangsana empat miliun wisatawan bikin cak bertengger ke kewedanan berjuluk Kota Udang tersebut. Salah satunya dengan menggelar kegiatan berpangkat “Malem Mingguan Ning Balekota” yang rutin diadakan setiap Sabtu malam atau malam Ahad.

Pada Malem Mingguan Sabtu, 23 Juli 2022, kemarin, ditampilkan ragam kesenian dan budaya dari kampung Pecinan di Kota Cirebon, mulai terbit nyanyian sebatas pertunjukkan barongsai dan liong. Ada juga kuliner khas Tionghoa nan biasanya disajikan saat peristiwa tertentu, turut disajikan privat kegiatan tersebut. Salah satunya adalah ketan yupeng serta semua kuliner khas Tionghoa lainnya yang tentunya halal.

Penasihat Bidang Kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Hanry David, menjelaskan, kegiatan Malem Mingguan Teteh Balekota yang sudah berlanjut sejauh hampir tiga bulan itu merupakan pemicu untuk menarik anjangsana wisatawan ke Ii kabupaten Cirebon.

Baca:
Empal Gentong, dari Timur Tengah Menjadi Ciri Khusus Cirebon

“Nantinya, kegiatan malam mingguan itu tidak hanya digelar di depan Balai Daerah tingkat, tapi kembali akan digelar di titik lainnya yang tersebar di Kota Cirebon,” kata David.

Ia menambahkan, Keraton Kasepuhan telah start mengikuti kegiatan sama dengan yang ditampilkan di depan Balai Kota. “Kami berambisi ke depannya itu minimal lain punya panca noktah dan setiap titiknya itu minimal dua minggu sekali bisa mencadangkan heterogen kesenian dan budaya yang dimiliki Ii kabupaten Cirebon. Wisatawan yang nomplok ke Kota Cirebon pun dapat menikmati hiburan di waktu tunggang sampai dengan malam hari,” tuturnya.

Anda sekali lagi bercita-cita, awam bak pelaku seni dan budaya bisa turut serta dalam menambah konten-konten di ruang terbabang kerjakan menghela kunjungan wisatawan.

Mari tonton bineka video menarik di sini:

Kaghati Kolope, Layang-Layang Purba Suku Muna Tertua di Dunia

Koropak.co.id, 25 July 2022 15:16:56

Eris Kuswara

Koropak.co.id, Sulawesi Tenggara
– Sulawesi Tenggara ternyata memiliki layang-layang yang usianya mencecah ribuan waktu hingga menjadikannya sebagai layang-layang tertua di dunia. Namanya Kaghati Kolope.

Layangan itu menjadi pesona spesifik bagi Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Umpama ajang pelestarian sekaligus juga pengakuan terhadap pusaka budaya yang eksistensinya gempita diperbincangkan hingga ke mancanegara, maka diadakan Festival Kaghati Kolope.

Menariknya, festival itu sudah timbrung secara formal internal kalender event nasional nan terselenggara asian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Muna dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Di Festival Kaghati Kolope 2022, layangan tradisional suku Muna ini kembali melayang di langit Daerah tingkat Raha. Festival nasional itu berlangsung plong 22 Juli sampai 25 Juli 2022.

Pelaksana tugas Pemimpin Maktab Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kabupaten Muna, Darwin menguraikan, beralaskan sejarahnya, festival Kaghati Kolope purwa kalinya diadakan sreg 2010 dan terakhir lega 2022.

“Di perian 2022 ini, Pemkab Muna pula menggelar festival tersebut, dan ini menjadi yang ketiga kalinya. Sebelumnya, cap dari festival ini lain Kaghati Kolope, melainkan festival layang-layang,” jelas Darwin.

Baca:
Cara Catur Raja Jawa Lestarikan Budaya Melampaui Empat Sagatra

Darwin menyibakkan, pada 2022, Kaghati Kolope telah mendapatkan rekor muri dan tingkat internasional dengan meraih sanjungan bak layang-layang tertua di dunia. “Selain Festival Kaghati Kolope, ada juga lomba kreasi layang-layang yang pesertanya itu diikuti mulai sejak Jakarta, Semarang hingga Bali,” ungkapnya.

Kaghati Kolope, si layang-layang legendaris itu dipercaya sudah suka-suka sejak 4.000 tahun suntuk. Tidak seperti layang-layang puas umumnya, Kaghati Kolope dibuat sekalian dari kelihaian tangan karuhun dengan menggunakan patera kolope atau umbi gadung, kulit bambu, serat nanas, dan rayon.

Hal itu dibuktikan dengan adanya situs prasejarah lukisan layang-layang di Goa Tembakau Patani, Liangkabori, Muna. Keunikan dari layangan Kaghati Kolope ini semua bahannya terbuat dari liwa yang tumbuh di daratan Pulau Muna.

Dengan bahan dan keunikan yang dimilikinya itu, pantas semata-mata Kaghati Kolope menjadi sebuah tradisi nan menyombongkan buat Indonesia, khususnya buat umum Kabupaten Muna. Kendati terbuat dari bahan alami, Kaghati Kolope yang biasanya berformat 170 centimeter ini, tahan air, boleh merayang tinggi, serta bisa berhanyut-hanyut netral di langit selama berhari-hari.

Layang-layang legendaris yang unik dan tangguh ini juga sempat berhasil mencuri perhatian dunia internasional saat berbuntut menjadi juara pertama dan mengecundang layang-layang terbit Jerman sreg lomba layang-layang antarbangsa.

Kaghati Kolope dan Pulau Muna menjadi perbincangan penting para pemerhati layang-layang dikarenakan prestasinya yang gemilang dalam perlombaan layang-layang marcapada.

Mari tonton berbagai video menghela di sini:

Source: https://koropak.co.id/4426/hanya-di-yogya-elektronik-produk-elektronik-harga-bersaing

Originally posted 2022-08-06 18:57:32.